Panyabungan , (Humas ) – Dalam upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme pendidik di era transformasi digital, guru MTs Negeri 5 Mandailing Natal turut ambil bagian dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), dan Pelatihan Coding tingkat RA, MI, MTs, dan MA yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal.
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Juni 2026, bertempat di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, diikuti oleh para guru dan tenaga pendidik dari berbagai jenjang madrasah di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, H. Maranaik Hasibuan, MA, didampingi oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Ikhwan Siddiqi, S.Ag., MA. Dalam arahannya, Kepala Kantor menegaskan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya guru madrasah, menjadi salah satu kunci utama dalam mewujudkan pendidikan madrasah yang unggul dan berdaya saing.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Mandailing Natal, Maranaik Hasibuan, MA dalam sambutannya menyampaikan “Transformasi pendidikan madrasah harus dimulai dari transformasi guru. Melalui kegiatan KKG, MGMP, dan pelatihan coding ini, kita ingin melahirkan guru-guru madrasah yang tidak hanya unggul dalam penguasaan materi, tetapi juga cakap memanfaatkan teknologi digital dalam pembelajaran. Dengan guru yang kompeten, kita optimis madrasah akan semakin maju, bermutu, dan mendunia,” ungkapnya.
Pada kegiatan tersebut, Ketua Tim Kurikulum Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Syawaluddin Matondang, S.E., M.M., hadir sebagai narasumber utama. Beliau menyampaikan berbagai materi terkait implementasi kurikulum, penguatan pembelajaran mendalam (deep learning), serta integrasi teknologi dan coding dalam proses pembelajaran di madrasah.
Dalam penyampaian materi, beliau didampingi oleh Rahmad Jamil, S.Ag., M.Pd. dan Ade Rahmat, S.Pd., yang turut memberikan penguatan mengenai strategi pembelajaran inovatif serta pengembangan kompetensi digital guru.
Keikutsertaan guru MTsN 5 Mandailing Natal dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen madrasah dalam mendukung program peningkatan mutu pendidikan yang dicanangkan Kementerian Agama. Melalui kegiatan tersebut, para guru diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif, dan berbasis teknologi.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pelatihan dan forum profesional guru seperti KKG dan MGMP menjadi sarana penting untuk memperkuat kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan teknologi para pendidik.
“Semoga ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diterapkan secara optimal di madrasah, sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan menghasilkan generasi madrasah yang unggul, berkarakter, serta siap menghadapi tantangan masa depan,” harapnya.
Dengan semangat belajar dan berkolaborasi, guru-guru MTsN 5 Mandailing Natal terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia. (ZI)