“Alaa bidzikrillahi tathma’innul quluub” — “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS. Ar-Ra’d: 28)

Muarasipongi, (Humas). Ayat itulah yang seakan hidup dalam suasana Jumat pagi di MTsN 5 Mandailing Natal, Jumat, 22 Mei 2026. Sejak mentari mulai menghangatkan halaman madrasah, lantunan dzikir, Surah Yasin, dan sholawat menggema syahdu, menyatu bersama semangat para guru, staf, dan peserta didik yang hadir dengan penuh kekhusyukan.

Di tengah hiruk dunia yang terus bergerak cepat, MTsN 5 Mandailing Natal menghadirkan pagi yang berbeda, pagi yang dipenuhi doa, ketenangan, dan cinta kepada Allah SWT serta Rasulullah SAW. Barisan para siswa yang duduk rapi, suara Yasin yang dibaca bersama, hingga lantunan sholawat yang mengalun lembut menghadirkan suasana religius yang menenangkan hati.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas Jumat pagi, melainkan bagian dari ikhtiar madrasah dalam menanamkan karakter spiritual dan akhlakul karimah kepada peserta didik. Sebab madrasah tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang untuk menumbuhkan iman, adab, dan nilai-nilai kebaikan.

Dengan dzikir yang terlantun dan doa yang dipanjatkan bersama, MTsN 5 Mandailing Natal berharap setiap langkah yang dijalani warga madrasah senantiasa diberi keberkahan, kemudahan, dan cahaya kebaikan dalam menuntut ilmu maupun mengabdi. (AL)