Dari Madrasah untuk Kepemimpinan Masa Depan, OSIM MTsN 5 Madina Gelar Sertijab
Muarasipongi, (Humas). Implementasi nilai-nilai demokrasi menjadi bagian penting dalam pembekalan berorganisasi dan berbirokrasi bagi kepengurusan baru Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) MTsN 5 Mandailing Natal. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan serah terima jabatan pengurus OSIM yang dilaksanakan pada Selasa, 12 Mei 2026 di aula madrasah, serta dihadiri langsung oleh Kepala Madrasah beserta dewan guru. Kegiatan serah terima jabatan ini menjadi momentum penting dalam proses regenerasi kepemimpinan OSIM, sekaligus sarana pembelajaran nyata bagi siswa tentang arti demokrasi, tanggung jawab, serta tata kelola organisasi yang baik. Melalui kegiatan ini, para pengurus baru diperkenalkan pada nilai-nilai musyawarah, kepemimpinan, kedisiplinan, dan mekanisme birokrasi organisasi yang tertata.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, dalam sambutannya menyampaikan bahwa serah terima jabatan bukan sekadar pergantian kepengurusan, melainkan bagian dari pendidikan karakter dan latihan berorganisasi bagi peserta didik. “Serah terima jabatan ini adalah wujud nyata pembelajaran demokrasi di lingkungan madrasah. Kami berharap pengurus baru OSIM dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi musyawarah, serta menjadi contoh dalam membangun budaya organisasi yang tertib dan berintegritas,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa OSIM merupakan wadah strategis bagi siswa untuk belajar memimpin, bekerja sama, dan memahami alur birokrasi secara sederhana namun bermakna. Dengan demikian, siswa tidak hanya aktif secara organisasi, tetapi juga siap menjadi generasi yang disiplin, mandiri, dan mampu mengambil keputusan secara bijak. Acara serah terima jabatan berlangsung dengan penuh khidmat dan disaksikan oleh dewan guru, pengurus lama, serta pengurus baru OSIM. Suasana tersebut menjadi penanda dimulainya estafet kepemimpinan baru yang diharapkan mampu membawa OSIM MTsN 5 Mandailing Natal semakin aktif, inovatif, dan berkontribusi positif bagi kemajuan madrasah.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen madrasah dalam menanamkan nilai demokrasi sebagai dasar pembekalan berorganisasi dan berbirokrasi, sehingga peserta didik memiliki pengalaman nyata dalam menjalankan kepemimpinan yang sehat, tertib, dan bertanggung jawab. (ZI)