Muarasipongi, (Humas). Kepala MTsN 5 Mandailing Natal mengambil langkah strategis untuk memperkuat tim pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) melalui pembinaan internal.

Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan madrasah ini dihadiri oleh seluruh koordinator area perubahan, tim Penjaminan Mutu Internal (PMI), serta staf terkait yang terlibat dalam pembangunan ZI. Dalam arahannya, Kepala Madrasah menegaskan bahwa keberhasilan meraih predikat WBK hanya dapat dicapai melalui kerja kolektif, disiplin, dan konsistensi seluruh perangkat madrasah.

Pada kesempatan tersebut, Kepala MTsN 5 Mandailing Natal memberikan pengarahan mengenai pentingnya pembagian tugas yang jelas, ketepatan penyusunan eviden, serta kedisiplinan dalam menjalankan program kerja di tiap area perubahan. Ia juga menekankan perlunya koordinasi rutin agar semua progres dapat terpantau secara terukur. “Tim ZI harus menjadi contoh dalam integritas, pelayanan, dan kedisiplinan. Kita tidak hanya mengejar predikat WBK, tetapi membangun budaya kerja yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Tim ZI diminta untuk lebih responsif terhadap dinamika pembangunan zona integritas, termasuk dalam hal penguatan layanan publik, dokumentasi kegiatan, dan peningkatan kualitas kerja di unit masing-masing.

Penguatan tim ZI ini merupakan bagian dari komitmen MTsN 5 Mandailing Natal dalam mewujudkan madrasah yang bersih, transparan, dan akuntabel. Kepala Madrasah juga mengajak seluruh pegawai untuk bersatu dalam semangat perubahan demi peningkatan mutu layanan kepada masyarakat. Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi dan penyusunan langkah tindak lanjut yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat. (AL)