Muarasipongi, (Humas). MTs Negeri 5 Mandailing Natal melaksanakan Uji Kompetensi Praktik Ibadah Fardu Kifayah bagi siswa kelas IX sebagai salah satu syarat kelulusan tahun pelajaran berjalan. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan MTsN 5 Mandailing Natal dengan melibatkan guru Pendidikan Agama Islam sebagai tim penguji.

Uji kompetensi ini bertujuan untuk mengukur pemahaman dan keterampilan peserta didik dalam melaksanakan praktik ibadah fardu kifayah, khususnya tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam, mulai dari niat, memandikan, mengafani, menyalatkan, hingga pemakaman secara teoritis dan praktis.

Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., menyampaikan bahwa pelaksanaan uji praktik ibadah ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan religius dan kesiapan sosial di tengah masyarakat.

“Melalui uji kompetensi ini, siswa diharapkan mampu mengamalkan ilmu yang telah dipelajari serta siap berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan khidmat. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap tahapan praktik dengan bimbingan langsung dari guru penguji. Selain sebagai evaluasi pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana penanaman nilai-nilai tanggung jawab, kepedulian sosial, serta penguatan karakter keislaman peserta didik.

Dengan terlaksananya uji kompetensi praktik ibadah fardu kifayah ini, MTsN 5 Mandailing Natal berharap lulusan madrasah tidak hanya siap melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya, tetapi juga mampu menjadi generasi yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya. (AL)