
Muarasipongi, (Humas). MTsN 5 Mandailing Natal melaksanakan Penilaian Pendahuluan dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) bersama tim penilai dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung di ruang pertemuan madrasah dan dihadiri oleh Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, para koordinator area perubahan, serta tim Penjaminan Mutu Internal. Pada kesempatan ini, madrasah memaparkan berbagai upaya, progres, dan komitmen pembangunan ZI WBK yang telah dilaksanakan selama ini.
Dalam pemaparan tersebut, Kepala Madrasah menyampaikan langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memperkuat budaya kerja berintegritas, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan tata kelola yang transparan dan akuntabel. Seluruh koordinator area perubahan turut memberikan penjelasan mengenai progres masing-masing area untuk memastikan terpenuhinya seluruh indikator pembangunan ZI WBK.
Tim penilai dari Kanwil Kemenag memberikan apresiasi atas kesiapan MTsN 5 Mandailing Natal, sekaligus menyampaikan beberapa saran penguatan agar madrasah semakin siap menuju tahap penilaian berikutnya.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan kolaborasi seluruh elemen madrasah. “Proses ini bukan hanya pemenuhan dokumen, tetapi merupakan upaya membangun budaya kerja yang bersih, melayani, dan berintegritas. Kami berkomitmen untuk terus berbenah agar layanan madrasah semakin berkualitas,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan sesi diskusi serta peninjauan area layanan oleh tim penilai. MTsN 5 Mandailing Natal berharap penilaian pendahuluan ini menjadi langkah awal menuju predikat Madrasah ZI WBK. (AL)




