
Muarasipongi, (Humas ) — Sebagai respons terhadap musibah banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Mandailing Natal, Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Kementerian Agama yang bertugas di MTsN 5 Mandailing Natal dan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Muarasipongi melaksanakan kegiatan Dzikir dan Doa Bersama pada Jumat, 28 November 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari surat edaran Bupati Mandailing Natal Nomor 35 Tahun 2025 tentang Pelaksanaan Doa dan Dzikir Bersama, yang bertujuan untuk memohon perlindungan dan keslamatan dari musibah.(28/11/25)
Sesuai arahan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, guru dan staf MTsN 5 Mandailing Natal serta petugas KUA Kecamatan Muarasipongi melaksanakan kegiatan dzikir doa di masjid-masjid yang berada di domisili tempat tinggal masing-masing ASN. Dengan pendekatan terdesentralisasi ini, partisipasi ASN dapat lebih luas menjangkau komunitas lokal di tingkat desa. Kegiatan dilaksanakan pukul 13.00 WIB, sesudah pelaksanaan salat Jumat, di seluruh masjid yang tersebar di berbagai desa di wilayah Kecamatan Muarasipongi.
Partisipasi ASN Kemenag dalam kegiatan dzikir doa menunjukkan komitmen untuk bersama-sama masyarakat menghadapi ujian yang sedang dialami. Para guru MTsN 5 Mandailing Natal dan petugas KUA turut ambil bagian dalam kegiatan ini sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan spiritual dalam melayani masyarakat. Kehadiran mereka juga menjadi teladan bagi peserta didik dan masyarakat sekitar untuk tetap menjaga semangat beribadah di tengah situasi darurat.
Kegiatan Dzikir dan Doa Bersama dihadiri oleh berbagai kalangan, termasuk jamaah dari lingkungan masjid, guru dari lembaga pendidikan, dan aparat pemerintah desa. Melalui kegiatan ini, diharapkan terkumpul doa dan harapan bersama untuk keslamatan Kabupaten Mandailing Natal dari musibah banjir dan longsor . Setiap peserta berdoa dengan khusyuk untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT agar musibah segera berakhir dan tidak ada lagi kerusakan yang merugikan masyarakat.
Salah seorang warga Kelurahan Pasar Muarasipongi, Bpk Sabaruddin, menyampaikan bahwa banjir yang terjadi beberapa hari terakhir menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga. Namun, pelaksanaan zikir dan doa bersama ini memberinya semangat baru. Ia berharap ikhtiar batin melalui zikir dan doa, yang diikuti ASN Kemenag dan masyarakat, menjadi wasilah turunnya pertolongan Allah SWT sekaligus menguatkan kebersamaan dalam menghadapi bencana.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal menghargai partisipasi aktif guru dan pegawai madrasah dalam kegiatan keagamaan ini. Kegiatan dzikir doa bukan sekadar pemenuhan perintah administratif, tetapi juga merupakan manifestasi kepedulian ASN Kemenag terhadap kesejahteraan masyarakat. Semangat gotong royong dalam menghadapi musibah bersama seluruh lapisan masyarakat merefleksikan nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam yang dianut.
Dengan dilaksanakannya kegiatan Dzikir dan Doa Bersama oleh ASN Kemenag di berbagai lokasi desa, diharapkan masyarakat Mandailing Natal semakin kuat dan solid dalam menghadapi musibah. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa dalam situasi krisis, kebersamaan dan doa adalah upaya terbaik untuk memohon pertolongan dan perlindungan dari Allah SWT.(AL)
