filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; brp_mask:0;
brp_del_th:null;
brp_del_sen:null;
delta:null;
module: video;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 0;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 0.0;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: -1;weatherinfo: null;temperature: 50;Muarasipongi, (Humas). Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional yang jatuh pada Selasa, 22 Oktober 2025, keluarga besar MTsN 5 Mandailing Natal menggelar apel peringatan Hari Santri 2025 di lapangan madrasah dengan khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Kegiatan apel dimulai pukul 07.30 WIB, dilapangan madrasah yang dikuti oleh seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa madrasah. Bertindak sebagai inspektur apel adalah Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd, yang membacakan amanat Menteri Agama Republik Indonesia Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA.
Dalam amanatnya, Menteri Agama menegaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali kiprah dan pengabdian santri terhadap bangsa dan agama, sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun peradaban dunia yang berkeadilan dan berkeadaban.
“Santri masa kini tidak hanya menguasai kitab kuning, tetapi juga harus menguasai teknologi, sains, dan bahasa dunia. Dunia digital adalah ladang dakwah baru bagi santri,” ujar beliau dalam amanat yang dibacakan oleh Kepala Madrasah.
Tema peringatan tahun ini, “Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Dunia,” mengandung pesan mendalam bahwa peran santri tidak berhenti pada perjuangan kemerdekaan, tetapi terus berlanjut dalam menjaga nilai-nilai moral, kebangsaan, dan kemanusiaan di era modern.
Usai pelaksanaan apel yang berlangsung khidmat, kegiatan dilanjutkan dengan Pentas Seni Religi yang menampilkan hadroh dan lantunan sholawat dari para siswa. Suara rebana berpadu dengan lantunan selawat nabi menggema di lapangan madrasah, menciptakan suasana penuh spiritualitas dan kebanggaan.
Selain hadroh, sejumlah penampilan seni islami lainnya turut memeriahkan acara, menampilkan bakat dan kreativitas siswa MTsN 5 Mandailing Natal sebagai generasi penerus yang religius dan cinta tanah air.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, dalam sambutannya menambahkan bahwa semangat Hari Santri harus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk meneladani akhlak santri, memperkuat karakter, serta berkontribusi positif bagi kemajuan bangsa.
“Santri hari ini harus adaptif terhadap zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman dan nasionalisme,” ujarnya.
Acara berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat santri dalam mengawal kemerdekaan Indonesia menuju peradaban dunia dapat terus hidup di hati seluruh peserta didik MTsN 5 Mandailing Natal. (AL)




