Muarasipongi (Humas).  Dalam rangka memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan, MTsN 5 Mandailing Natal menggelar program pembiasaan ibadah bagi seluruh siswa. Kegiatan ini meliputi sholat Dhuha berjamaah, penyampaian kultum oleh siswa, serta tadarusan (membaca Al-Qur’an) yang dilaksanakan secara rutin setiap hari selama bulan Ramadan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman keagamaan sekaligus membentuk karakter Islami para siswa.
Kegiatan dimulai  dengan sholat Dhuha berjamaah di lapangan madrasah atau masjid MTsN 5 Mandailing Natal. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berpartisipasi dalam kegiatan ini, menjadikan sholat Dhuha sebagai sarana ibadah sekaligus ajang mempererat ukhuwah antarwarga madrasah.
Setelah sholat Dhuha, kegiatan dilanjutkan dengan kultum (kuliah tujuh menit) yang disampaikan oleh siswa secara bergiliran. Setiap harinya, siswa yang ditunjuk membawakan kultum dengan tema seputar nilai-nilai keutamaan Ramadan, pentingnya meningkatkan ibadah, serta pengamalan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari. Program kultum ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengembangkan keterampilan berbicara di depan umum, serta memperkaya wawasan keagamaan mereka.
Kegiatan dilanjutkan dengan tadarusan, di mana para siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an secara berkelompok. Tadarusan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an, sekaligus memotivasi mereka untuk lebih sering berinteraksi dengan kitab suci di bulan yang penuh berkah ini.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., Kamis (20/3/2025) menyampaikan bahwa kegiatan pembiasaan ini adalah salah satu upaya madrasah untuk menanamkan nilai-nilai keagamaan yang kuat dalam diri siswa. “Kami berharap, dengan rutinnya kegiatan sholat Dhuha, kultum, dan tadarusan selama Ramadan, siswa akan semakin terbiasa dalam menjalankan ibadah serta lebih memahami ajaran agama. Ini juga menjadi bagian dari pendidikan karakter yang kami terapkan di madrasah,” ungkapnya.
Para siswa sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini. Mereka merasa bahwa program tersebut memberikan manfaat besar, baik dari segi spiritual maupun akademis. “Saya merasa lebih semangat belajar setelah menjalankan sholat Dhuha dan mengikuti tadarusan. Kegiatan ini juga membuat kami lebih dekat dengan teman-teman dan guru,” kata salah satu siswa.
Rangkaian kegiatan Ramadan di MTsN 5 Mandailing Natal ini tidak hanya terbatas pada pembiasaan ibadah, tetapi juga direncanakan akan ditutup dengan kegiatan bakti sosial dan Pelaihan Fardu kifayah bagi Kelas IX  menjelang akhir bulan Ramadan, sebagai bentuk pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan adanya program ini, diharapkan seluruh siswa dapat memanfaatkan bulan Ramadan sebagai waktu untuk memperbaiki diri, memperdalam keimanan, dan mempersiapkan diri menjadi generasi yang berakhlak mulia dan berprestasi