
Muarasipongi (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal memberikan arahan pembinaan kedinasan terpadu kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Mandailing Natal, Rabu (4/11/2026). Pertemuan berkala peningkatan kompetensi dan penguatan disiplin aparatur sipil negara maupun tenaga non-ASN tersebut dilangsungkan di ruang guru madrasah, Kecamatan Muarasipongi. Kehadiran pimpinan kantor kementerian agama disambut oleh Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., bersama seluruh unsur pimpinan madrasah dan dewan guru.
Agenda pembinaan dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal, H. Maranaik Hasibuan, S.Ag., M.A. Dalam pembinaannya, Maranaik menekankan pentingnya sinergi antara kedisiplinan administratif, integritas moral, serta penanaman nilai spiritualitas keberkahan dalam mengemban tugas kependidikan. Ia menegaskan bahwa aparatur madrasah harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah Kementerian Agama melalui keteladanan sikap, kepatuhan jam kerja, dan kualitas pembelajaran di ruang kelas.
“Bekerja di madrasah tidak sekadar menuntaskan jam dinas atau menggugurkan kewajiban administratif, melainkan ladang pengabdian ibadah untuk meraih barokah dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Rezeki dan profesi yang kita sandang akan membawa berkah bagi keluarga jika dijalani dengan kejujuran, disiplin aturan, keikhlasan batin, serta komitmen mendidik siswa dengan sepenuh hati. Jangan menodai amanah mulia ini dengan kelalaian tugas, kemalasan, atau perilaku yang mencederai integritas lembaga,” tegas Maranaik di hadapan seluruh pendidik dan pegawai.
Maranaik turut menjabarkan bahwa keberkahan dalam bekerja tecermin dari terciptanya lingkungan kerja yang harmonis, kekompakan antarkolega, serta nihilnya konflik kepentingan internal madrasah. Pendidik madrasah dituntut adaptif terhadap transformasi digital pembelajaran dan peningkatan kompetensi pedagogik secara berkelanjutan demi menjawab kebutuhan peserta didik zaman sekarang. Setiap guru dan pegawai diinstruksikan untuk mematuhi regulasi kedinasan terkini demi memastikan pelayanan pendidikan Islam berjalan akuntabel dan transparan.
Menyambut pengarahan tersebut, Harizal Hasan menyatakan komitmen penuh madrasah untuk menginternalisasi nilai disiplin kinerja dan orientasi keberkahan dalam aktivitas operasional harian. Harizal menyampaikan apresiasi atas bimbingan langsung yang diberikan oleh Kakan Kemenag Mandailing Natal kepada keluarga besar MTsN 5 Mandailing Natal. Satuan pendidikan bertekad memperkuat etos kerja dan menjaga kesolidan guru demi mewujudkan tata kelola madrasah yang bermutu serta berakhlak mulia.
Kegiatan pembinaan yang berlangsung di ruang guru tersebut berjalan tertib dan ditutup dengan pembacaan doa bersama demi kelancaran tugas dinas dan kemajuan madrasah. Usai sesi pemaparan di dalam ruangan, Kakan Kemenag Mandailing Natal bersama Kepala Madrasah dan seluruh tenaga pendidik maupun kependidikan melangsungkan foto bersama di lapangan utama MTsN 5 Mandailing Natal sebagai dokumentasi penutup agenda pembinaan.(ZI)




