
Muarasipongi — Madrasah Tsanawiyah Negeri 5 Mandailing Natal menjalin kerja sama dengan Kepolisian Sektor Muarasipongi dalam menggelar Pelatihan Polisi Remaja. Kegiatan pembinaan kedisiplinan dan karakter ini berlangsung sejak 20 Oktober hingga 20 Desember 2026 mendatang. Pelatihan intensif tersebut dipusatkan di Lapangan Polsek Muarasipongi secara berkala setiap hari Selasa, Rabu, dan Sabtu. Seluruh agenda dirancang untuk menanamkan nilai tanggung jawab, kepemimpinan, serta kepedulian lingkungan bagi para peserta didik.(26/10/26)
Pelatihan ini diikuti oleh 70 orang peserta yang terdiri atas 25 siswa putra, 25 siswa putri, serta 20 anggota Tim Siaga Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mandailing Natal. Pelibatan lintas instansi ini bertujuan memberikan bekal keterampilan komprehensif bagi para kader muda madrasah. Selama masa pendidikan, para instruktur memberikan pembinaan ketertiban baris-berbaris sekaligus pelatihan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat bencana. Para siswa diarahkan agar mampu mempraktikkan kekompakan kerja tim secara langsung di lapangan.
Kepala MTsN 5 Mandailing Natal, Harizal Hasan, S.Pd., menegaskan pentingnya pembinaan karakter peserta didik secara terpadu melalui kegiatan ini. “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, dan keterampilan sosial,” ujar Harizal. Harizal menambahkan bahwa pelatihan ini ditargetkan melahirkan siswa yang berintegritas dan siap berkontribusi bagi madrasah maupun masyarakat luas.
Dukungan serupa disampaikan oleh Kapolsek Muarasipongi, IPTU Irwansyah, saat memberikan pengarahan kepada para peserta pelatihan di lapangan. “Pelatihan Polisi Remaja menjadi salah satu sarana untuk membangun karakter generasi muda agar memiliki kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, serta kesadaran akan pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masyarakat,” tegas Irwansyah. Melalui pendampingan ini, Irwansyah berharap para siswa dapat terhindar dari kenakalan remaja serta tumbuh menjadi pribadi yang berjiwa kepemimpinan tinggi.
Program kolaboratif ini diharapkan mampu mencetak kader Polisi Remaja, memantapkan kesiapan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra), serta membentuk Tim Siaga Bencana MTsN 5 Mandailing Natal. Ketiga unsur tersebut diproyeksikan menjadi wadah utama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang aman, tertib, dan tangguh bencana. Sinergi antara MTsN 5 Mandailing Natal, Polsek Muarasipongi, dan BPBD ini menjadi bukti nyata keseriusan madrasah dalam membekali generasi muda menghadapi tantangan masa depan.(ZI)




