
Muarasipongi, (Humas). Musibah banjir dan longsor yang melanda Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, akibat hujan deras yang tak henti, memaksa banyak aktivitas masyarakat terhenti, termasuk kegiatan pendidikan. Meskipun demikian, MTsN 5 Madina memastikan proses akademik tetap berjalan dengan mengalihkan Ujian Semester Ganjil menjadi sistem daring (online).
Sejak 28 November 2025, MTsN 5 Madina telah memulai rangkaian Ujian Semester. Namun, kondisi darurat bencana yang menyebabkan sejumlah siswa dan guru kesulitan beraktivitas dan mengganggu KBM tatap muka, membuat pihak sekolah segera mengambil kebijakan cepat. Untuk menjamin ujian dapat tetap terlaksana sesuai jadwal dan menjaga keselamatan seluruh civitas akademika, seluruh rangkaian ujian dialihkan dari sekolah ke rumah masing-masing siswa.
“Keputusan ini kami ambil untuk memprioritaskan keselamatan siswa dan guru yang terdampak banjir dan longsor di wilayah Madina. Ujian Semester tetap harus berjalan, sehingga kami memanfaatkan teknologi,” ujar Kepala Madrasah. Ujian dilaksanakan sepenuhnya secara daring melalui platform CBT (Computer Based Test) Exam. Setiap siswa diwajibkan mengikuti ujian secara online dari kediamannya.
Meskipun ujian dilakukan di rumah, integritas dan ketertiban proses evaluasi tetap menjadi perhatian utama. Para guru MTsN 5 Madina tetap menjalankan fungsinya sebagai pengawas. Pengawasan dilakukan secara daring, di mana guru memantau jalannya ujian siswa dari jarak jauh. Sistem ini memastikan bahwa ujian semester dapat diselesaikan tepat waktu, meskipun dalam kondisi wilayah yang sedang dilanda bencana. (AL)




